Free Automatic Backlink

Free Automatic Backlink for Blog and Website This is a free, fast, and simple immediate automatic backlinks for optimizing your web page on search engines result. Welcome to Backlink Lists | Free Automatic backlinks Exchanges a free automatic backlinks generator service, free auto backlinks this website offer free auto backlinks service for blogger or web owner who want to get instant backlink for their blog or websites. We know how important is SEO to increase traffic, pagerank, and alexa rank.
LENTERA HATI MENATA HATI Link Exchange/Tukar Link.

Author: Unknown
•05.20














Allaahumma innii as-alukats tsabaata fil amr, wa as-aluka 'aziimatar rusyd. Wa as-aluka syukro ni'matik, wa husna 'ibaadatik. Wa as-aluka lisaanan shoodiqoo, wa qolban saliima. Wa a'uudzubika min syarri maa ta'lam, wa as-aluka min khoiri maa ta'lam, wa astaghfiruka mimmaa ta'lam, innaka anta 'allamul ghuyuub
Artinya:
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu keteguhan dalam menjalankan perintah, kemauan kuat dalam kebaikan. Dan aku memohon kepada-Mu rasa syukur atas nikamt-Mu, dan berkualitasnya ibadahku kepada-Mu. Dan aku memohon kepada-Mu lisan yang jujur, hati yang bersih. Dan aku berlindung kepad-Mu dari kejahatan yang Engkau ketahui, dan memohon kepada-Mu kebaikan yang Engkau ketahui, dan memohon ampunan-Mu atas (dosa) yang Engkau ketahui, sesungguhnya hanya Engkaulah yang Maha Mengetahui akan hal-hal yang ghaib.
Author: Unknown
•05.18






Suatu hari Qais bin Sa'ad bin Ubadah tengah sakit. Ia heran, sudah seharian terbaring tapi sanak saudaranya belum ada yang datang menjenguk. Bukannya ia gila hormat, tapi merasa aneh saja karena ia pun suka bersilaturrahim pada mereka. 
"Apa salah saya?" tanya dia. Seorang kerabat menjawab apa adanya.
"Qais, mereka sungguh ingin datang menjengukmu, tapi merasa malu karena utang-utang padamu belum lunas." 
Mendengar penjelasan itu Qais berkata,"Sungguh Allah akan menghinakan harta yang mencegah orang yang berziarah." Ia lalu meminta seorang kerabatnya untuk menyampaikan pemberitahuan ini: "Siapa saja yang mempunyai hutang pada Qais, maka sejak hari ini Qais membebaskannya."
Akibat pengumuman pemutihan hutang tersebut, tangga kayu rumah Qais patah. Sebab rumahnya diserbu para pembesuk yang ingin berziarah, berterima kasih kepadanya sekaligus meminta didoakan olehnya.
Harta banyak sekali kegunaannya. Dengan harta kita dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari. Makan dan minum, tempat tinggal, dan keperluan lainnya bisa didapat dengan mudah dan layak jika memiliki harta yang cukup. Apalagi kalau berlebih, tentu akan dapat mencukupi kebutuhan yang lebih tinggi atau berbagi. Di sisi lain, hendaknya kita menyadari, ada juga ekses yang ditimbulkan dari harta. Oleh karena itu harta juga harus dikelola dan disikapi dengan hati-hati. Saat harta berakses menghalangi silaturahim, seperti yang menimpa Qais, kita harus segera mengevaluasi diri dan mengambil sikap cerdas dan tepat sesuai nilai-nilai yang kita yakini. Dengan demikian silaturahim tetap jalan dan kebahagiaan tak terhalang.
Bodoh spiritual
Apa nilai yang kita prioritaskan dalam hidup ini? Dengan berperasaan jernih dan berpikir positif, bertambahnya harta akan semakin membuat seseorang terdorong melakukan nilai-nilai kebaikan. Menjalin silaturahim dan menolong sesama pada lebih banyak orang. Seperti yang dilakukan oleh Qais, jelas sekali bahwa dalam pengelolaan harta, ia sangat memprioritaskan ridha Allah. Karena itu, saat hartanya itu menjadi penghalang silaturahim dengan sanak saudaranya, ia pun segera evaluasi diri. Dia pandang harta yang menghalangi silaturahim itu hanya akan dihinakan Allah. Sehingga ia pun rela berkorban memberikan keringanan sanak saudaranya, bahkan membebaskannya. Harta yang semula menghalangi silaturahim itu kini mempertautkan hati.
Berbeda halnya bila seseorang lebih memprioritas harta. Sudah barang tentu ia akan merasa berat jika mengeluarkan hartanya begitu saja. Ia hanya mau mengeluarkan hartanya kalau ada imbalan keuntungan materi yang dilihat secara langsung. Karena itu saat hartanya menjadi penghalang silaturahim, ia sama sekali tidak peduli. Tidak ada keterpanggilan untuk memperingan. Malah kesempatan seperti itu digunakan melipatgandakan beban demi keuntungan diri.
seorang kerabatnya untuk menyampaikan pemberitahuan ini: "Siapa saja yang mempunyai hutang pada Qais, maka sejak hari ini Qais membebaskannya."
Akibat pengumuman pemutihan hutang tersebut, tangga kayu rumah Qais patah. Sebab rumahnya diserbu para pembesuk yang ingin berziarah, berterima kasih kepadanya seklaigus meminta didoakan olehnya.seorang kerabatnya untuk menyampaikan pemberitahuan ini: "Siapa saja yang mempunyai hutang pada Qais, maka sejak hari ini Qais membebaskannya."Akibat pengumuman pemutihan hutang tersebut, tangga kayu rumah Qais patah. Sebab rumahnya diserbu para pembesuk yang ingin berziarah, berterima kasih kepadanya seklaigus meminta didoakan olehnya.
Ia sama sekali tidak memperhitungkan bagaimana sikapnya di hadapan Allah. Orang demikian itu mungkin bisa saja cerdas secara finansial, tetapi sebenarnya ia bodoh secara spiritual.  Ia lalai bahwa semua harta yang dimiliki sesungguhnya karunia Allah semata. Ia berjalan di atas bumi Allah, bernapas dengan udara ciptaan-Nya, dan hidup di bawah kolong langit-Nya. Apa yang didapatkan manusia sesungguhnya titipan karunia-Nya. Bukankah tangan dan nyawa ini juga kepunyaan-Nya? Karena itu harta berlebih yang didapatkan, disamping dinikmati secara proporsional, juga dibuat kebaikan dan kemakmuran bagi yang kekurangan. 
Dan pada harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian. (QS. Adz Dzariyaat: 19). 
Nilai ridha Allah baginya mungkin sudah tidak masuk lagi dalam pertimbangan. Bahkan bisa jadi sejak memperolehnya telah mengabaikan halal dan haram. Sehingga cara pandangnya terhadap harta  hanya untuk kemegahan, bukan demi kebaikan. Hawa nafsu telah berkuasa. Anjuran Allah dan Rasul-Nya untuk berbagi mungkin sudah tidak mempan lagi. Saat demikian jiwa yang sudah liar ini mungkin lebih tepat diingatkan dengan ancaman.
Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS. Ali Imran: 180).
Cerdas spiritual
Kalau orang mau membuka hati, sebenarnya akses negatif dari bakhil sudah langsung dirasakan di dunia ini. Sifat ini mengakibatkan berbagai keburukan yang menyesakkan dada. Hati merasa gelisah karena harta tidak berkah. Misalnya, meski hidup berdampingan dengan tetangga, sebenarnya hati ini terpisah. Saudara yang mestinya akrab dan sering saling berkunjung, juga tidak sambung. 
Coba Anda rasakan sendiri, apa yang terasa dalam dada. Bayangkan wajah seorang yang bakhil. Lebih detail lagi bayangkan gerak geriknya. Perhatikan ekspresi wajahnya, bibirnya. Apakah hati Anda merasa nyaman? Bayangkan Anda satu kursi dengannya di ruang tamunya. Meski ruangannya berAC dan indah, kita merasa gerah dan tidak nyaman. Serasa ada pancaran getaran energi negatif yang menyesakkan dada. Sepertinya hawa neraka sudah terasa. Hanya saja seseorang yang cinta dunia dan mengabaikan ridha Allah tentu akan mengabaikan semua itu. 
Qais adalah potret seorang yang memiliki kecerdasan spiritual. Ia merasakan bagaimana dirinya sebagai bagian tak terpisahkan dengan orang lain. Bahkan harta yang dimiliki juga sebagai bagian tak terpisahkan dengan orang lain. Bahkan harta yang dimiliki juga sebagai alat kebaikan semata. Harta bukan tujuan. Saat ia mengetahui bahwa hartanya jadi penghalang orang lain bertemu dirinya, ia pun secara cerdas dapat mengambil sikap. Nilai-nilainya yang berbasis spiritual dapat mengarahkan pada sikap yang tepat. Semua dilakukan demi meraih ridha Allah.
Sama sekali tidak ada larangan untuk menjadi kaya raya. Tetapi lebih dari itu hendaknya juga disertai dengan kemurahan hati untuk berbuat baik dengan sesama. Carilah figur yang tepat untuk dijadikan teladan. Bukan hanya dari jumlah kekayaannya, tetapi juga kebaikan-kebaikannya. Apa yang dilakukan Qais bisa menjadi inspirasi kita.
Sesungguhnya orang yang dermawan (suka memberi) itu dekat kepada Allah, dekat pula kepada manusia, dan dekat kepada surga, jauh dari neraka. Sesungguhnya orang yang kikir itu jauh dari Allah, jauh dari manusia dan jauh dari surga tetapi dekat kepada neraka. (HR. Tirmidzi dan Daruquthni).  Benarlah kata Nabi, semaslahat-maslahat harta adalah yang berada di tangan orang kaya yang dermawan. 
Author: Unknown
•05.15
AGAR NIKMAT MEMBACA AL-QURAN



Bagi seorang Muslim, Al-Quran bagaikan cahaya di tengah kegelapan malam. Ia menjadi petunjuk yang senantiasa dinantikan kedatangannya. Karena itu, merugilah orang yang tidak mengenal Al-Quran, padahal ia mengetahui kebenaran dan keagungannya.
Sebaliknya, beruntung orang yang kenal dengan Al-Quran dan berusaha menjaga hubungannya tersebut agar tetap langgeng. Betapa tidak, kebahagiaan, ketenangan dan kedamaian hidup akan senantiasa mengikutinya ke mana pun ia pergi. Dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda,"Kepada kaum yang suka berjamaah di masjid-masjid, mengajarkan Al-Quran secara bergiliran dan mengajarkannya terhadap sesama, akan turunlah kepadanya ketenangan dan ketentraman, akan terlimpah kepadanya rahmat dan mereka pun akan dijaga oleh malaikat, juga Allah akan senantiasa mengingat mereka."
Di akhirat pun mereka akan dimuliakan bersama para utusan Allah. Disabdakan,"Orang yang gemar membaca Al-Quran, lagi pula ia mahir, kelak akan mendapat tempat dalam surga bersama dengan rasul-rasym yang mulia lagi baik, dan orang yang membaca Al-Quran, namun tidak mahir, membacanya tertegun-tegun dan berat lidahnya (belum lancar), maka ia akan mendapatkan dua pahala" (HR bukhari Muslim dari 'Aisyah RA).
tak heran jika Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam "menganjurkan" kita untuk "iri" kepada orang yang hidupnya selalu berinteraksi dengan Al-Quran. Beliau bersabda,"Ada dua golongan manusia yang sungguh-sungguh orang iri kepadanya, yaitu orang yang diberi oleh Allah kitab suci Al-Quran ini, dan dibacanya siang malam; dan orang yang dianugerahi kekayaan harta, siang dan malam kekayaan itu digunakannya untuk segala sesuatu yang diridhai Allah" (HR Bukhari Muslim).
Tatkala kita membaca Al_Quran dengan kesungguhan, maka saat itulah kita "terhubung" dengan Allah. Karena Al-Qur'an adalah tali Allah yang terjulur dari langit ke bumi. Jika membaca saja sudah demikian mulia, apa lagi menghapal, mentadaburi maknanya, serta mengamalkannya isinya dalam kehidupan sehari-hari.
Itulah sebabnya para sahabat menjadikan Al-Quran sebagai kecintaan. Mereka berlomba-lomba membaca, mempelajari dan mengamalkan kandungan Al-Quran. Dalam hal membaca misalnya, ada yang mengkhatamkan Al-Quran dalam sehari semalam, bahkan ada yang khatam dua kali dalam sehari semalam. Dalam sebuah hadits shahih, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam menyuruh Abdullah bin Umar agar mengkhatamkan Al-Quran seminggu sekali. Begitu pula para sahabat seperti Ustman bin 'Affan, Zaid bin tsabit, Ibnu Mas'ud dan Ubay bin Ka'ab, telah menjadi wiridnya untuk mengkhatamkan Al-Quran pada setiap hari jumat.
Bagaimana agar kita senantiasa rindu, merasa tidak enak, jika sehari saja tidak berinteraksi dengan Al-Quran. Dengan kata lain, bagaimana kita bisa istiqamah berinteraksi dengan Al-Quran.
Pertama, kita harus memasuki sebuah lingkungan yang didalamnya terdapat budaya saling mengingatkan, saling menasihati, saling memberikan masukan dalam membaca dan menelaah Al-Quran. Ketika kita memasuki lingkungan yang didalamnya saling nasihat menasihati, saling memantau, maka semangat kita untuk berinteraksi dengan Al-Quran akan senantiasa terjaga.
Kedua, libatkan unsur fisik, akal, dan hati. Al-Quran adalah pembimbing bagi jasad, akal, dan qalbu. Karena itu, saat kita membaca Al-Quran, qalbu senantiasa menyakini bahwa yang saya baca adalah firman Dzat Yang MahaTinggi.  Akal senantiasa bekerja untuk menghubungkan apa yang kita baca dengan perilaku keseharian. Jasad pun diupayakan langsung bereaksi dengan mengaplikasikan apa yang dibaca dalam kehidupan.
Ketiga, bila kita belum mampu memahami kalimat-kalimat dalam Al-Quran, paling tidak kita harus menanamkan keyakinan dalam diri bahwa apa yang kita baca ini mengandung perintah dan larangan. Sejauh mana kita melaksanakan perintahnya tersebut, serta sejauh mana kita menjauhi larangannya. Kita pun bisa merenungkan peringatan-peringatan yang ada dalam Al-Quran lalu menghubungkannya dengan aneka macam godaan di dunia. Al-Quran juga mengandung kabar gembira berupa kenikmatan yang abadi. Kita bisa menghubungkannya dengan kenikmatan-kenikmatan hidup yang ada sekarang ini, sehingga kita tak tergiur dengan kenikmatan sesaat di dunia, dan melupakan kenikmatan yang abadi di akhirat kelak
Ini adalah salah satu jalan agar kita bisa menjiwai Al-Qur'an. Sekiranya belum tercapai, maka yakinilah bahwa kita sedang terkena musibah besar. Jika kita merasa terkena musibah besar, maka kita akan berusaha keluar dari musibah tersebut. Bukankah manusia itu senang hidup bahagia dan takut sengsara dan bencana?
Author: Unknown
•05.10
Nabi Sulaiman adalah seorang nabi dan raja yang saleh. Allah memberi mukjizat kepadanya sehingga dapat memahani bahasa binatang dan menundukkan bangsa jin. Beliau sangat berwibawa dan ditakuti semua anak buahnya. 
Suatu ketika, Nabi Sulaiman mengumpulkan seluruh tentaranya yang terdiri dari manusia, binatang, dan para jin. Mereka semua berkumpul memenuhi undangan sang Raja di balairung. Semua jenis binatang, besar dan kecil datang menghadiri pertemuan itu. Setelah semua diperiksa, maka Nabi Sulaiman mengetahui bahwa burung Hud-hud ternyata tidak hadir. 
Sebenarnya burung hud-hud ini adalah mata-mata pasukan Nabi Sulaiman, yang bertugas mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang apa saja yang patut diketahui oleh Nabi Sulaiman. Melihat keterlambatan burung hud-hud ini, Nabi Sulaiman terlihat agak jengkel sambil bertanya,"Di manakah burung Hud-hud, mengapa belum kelihatan. Padahal tugasnya sangat penting, yakni mencari sumber mata air baru." Melihat hal ini, semua pasukan yang hadir tidak berani menjawab.
Manakala Raja Sulaiman berhenti bicara, tiba-tiba burung Hud-hud datang. Tampaknya ia habis terbang jauh dan dengan kecepatan tinggi, hingga ia tersengal-sengal. 
"Wahai Hud-hud, tidakkah kau sadari kesalahanmu. Apakah kau tidak tahu kalau sekarang aku mengadakan pertemuan? Tapi kau datang terlambat!"
"Ampun baginda raja. Sesungguhnya aku baru saja mengadakan perjalanan jauh sampai ke suatu negeri yang engkau tidak pernah mengetahuinya. Negeri ini bernama kerajaan Saba'. Kerajaan ini diperintah oleh seorang wanita. Keadaan negeri ini sangat makmur. Namun sayang, mereka menyembah matahari," kata burung hud-hud menceritakan pengalamannya.
Tetapi Raja Sulaiman tidak serta merta mempercayai kabar tersebut. Untuk membuktikan kebenaran dari ucapan burung hud-hud, Nabi Sulaiman menuliskankan surat, dan meminta burung hud-hud untuk mengirimkannya kepada sang ratu penguasa negeri Saba yang bernama Balqis. Karena untuk bisa sampai ke negeri Saba. burung hud-hud harus menerjang hembusan angin yang sangat kencang, maka burung hud-hud meminta kepada Raja Sulaiman untuk membungkus surat itu dalam sampul emas yang tahan terhadap angin. Dan akhirnya terbanglah burung hud-hud menuju negeri Saba.
Tibalah burung hud-hud di negeri Saba. Sesampainya di sana, diam-diam burung hud-hud menjatuhkan surat itu tepat mengenai kepala sang ratu hingga membuatnya terbangun. Ia membuka sampul surat itu dan membacanya.  
"Surat ini dari Sulaiman dan sesungguhnya surat berbunyi,'Dengan Nama Allah, Maha Pemurah dan Maha Penyayang.' Bahwa janganlah kamu sekalian sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri." (QS An-Naml: 30-31).
Itulah kalimat awal pembuka yang ditulis Sulaiman. Selanjutnya sang Raja menambahkan untuk mengajak ratu Balqis untuk masuk Islam dan menghentikan cara ibadah menyembah matahari. Setelah membaca surat itu, Ratu Balqis mengadakan pertemuan dengan para menterinya, untuk membicarakan bagaimana menghadapi sikap raja lain yang berani mencegah kerajaan Saba' menyembah matahari. Semua itu diperhatikan oleh burung hud-hud tanpa tertinggal sedikitpun, dan ia jadikan sebagai bahan laporan untuk Raja Sulaiman.
Kembalilah burung hud-hud ke Sulaiman. Melihat burung hud-hud kelelahan akibat terbang dalam jarak jauh, Nabi Sulaiman pun menjulurkan tangannya sehingga burung hud-hud bisa hinggap di tangan Nabi Sulaiman. Beliau kemudian berkata,"Hai hud-hud, sampaikanlah laporanmu kepadaku!"
Kemudian burung hud-hud menceritakan semuanya dari mulai sang ratu membuka surat hingga mengumpulkan semua menterinya untuk membicarakan langkah apa yang akan diambil sehubungan surat Nabi Sulaiman tersebut. Sang ratu meminta saran yang terbaik dari para menterinya. Rupanya sang ratu merasa khawatir, bila Sulaiman beserta bala tentaranya akan menyerang negeri Saba. Untuk itu, Ratu Balqis berkeinginan untuk mengirimkan seorang utusan kepada Nabi Sulaiman sambil membawa hadiah-hadiah yang menarik. Mendengar cerita hud-hud, Nabi Sulaiman pun tersenyum.
Akhirnya utusan dari negeri Saba pun pergi ke kerajaan Sulaiman. Utusan itu disambut dengan ramah tamah oleh Nabi Sulaiman. Setelah mendengar uraian utusan itu, maka Raja Sulaiman pun berkata,"Kembalilah kamu dengan hadiah-hadiah ini kepada ratumu. Katakanlah kepadanya bahwa Allah telah memberiku rezeki dan kekayaan yang melimpah ruah dan mengaruniaiku nikmat yang tidak diberikan kepada makhluk-Nya yang lain. Selain itu aku telah diutus sebagai nabi dan rasul-Nya dan dianugerahi kerajaan yang luas serta kekuasaanku meliputi jin dan binatang-binatang."
Utusan Ratu Balqis segera kembali ke negerinya dan langsung menemui ratunya. Sementara sang Ratu terperanjat mendengarkan cerita tentang kerajaan Sulaiman dan utusannya. Diam-diam Ratu Balqis sangat ingin melihat dari dekat bagaimana kerajaan Sulaiman.Dalam hatinya ingin menaklukkan dan menguasai kerajaan itu. 
Pada saat yang ditentukan, Ratu Balqis membawa laskarnya yang terpilih. Mereka berangkat menuju kerajaan Sulaiman. Sementara itu mata-mata kerajaan Sulaiman yang terdiri dari para jin memberitahukan kepada sang raja bahwa tak lama lagi Ratu Balqis akan datang bersama laskar pilihannya. Maka Raja Sulaiman mengumpul para jin dengan maksud memberi tugas penting. 
"Siapa yang bisa memindahkan singgsana Ratu Balqis?" tanya Nabi Sulaiman. "Saya sanggup memindahkannya, sebelum Tuan berdiri dari tempat duduk,"jawab jin Ifrit. "Kalau saya sanggup memindahkannya sebelum mata Tuan berkedip," kata orang saleh dari kaum Nabi Sulaiman. Pada saat itu juga singgasana Ratu Balqis sudah berada di depan Nabi Sulaiman. Melihat hal itu, Nabi Sulaiman langsung bersungkur sujud dan bersyukur kepada Allah atas kekuasaan Allah yang telah diperlihatkan kepadanya.
Beliau pun memerintahkan bangsa jin untuk membangun sebuah istanaa yang sangat indah. Lantainya terbuat dari kristal bening. Dindingnya dari kayu cendana yang harum. Atapnya terbuat dari kaca sehingga cahaya matahari  dapat dibiaskan menjadi tujuh warna. Beliau memerintahkan agar pembangunan istana itu diselesaikan sesegera mungkin sebelum Ratu Balqis datang. 
Tak lama kemudian, tibalah Ratu Balqis di kerajaan Sulaiman. Ia menyarankan agar para laskar yang mengawalnya cukup berhenti di luar kota untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Ratu Balqis hanya dikawal beberapa orang pembesar memasuki istana Raja Sulaiman. Ia benar-benar takjub dengan kemegahan dan kemewahan kerajaan tersebut. Berkali-kali mulutnya berdecak kagum dan kepala bergeleng-geleng. Ratu Balqis dipersilahkan duduk di singgasana yang telah dipersiapkan.
"Wah, rasanya seperti singgasana di kerajaanku?" gumam Balqis terkagum-kagum. "Benarkah?", tanya Raja Sulaiman. "Ya, ini benar-benar persis seperti singgasanaku."
"Ketahuilah bahwa singgasana ini memang benar-benar milikmu. Singgasana ini kupindahkan ke mari sebelum engkau datang," Nabi Sulaiman menjelaskan.
Ratu Balqis semakin heran dengan kemukjizatan Sulaiman. Akhirnya di saat itulah dia menyatakan beriman kepada Allah dan meninggalkan cara lama, yakni kebiasaan menyembah matahari.
Mendengar pernyataan ini, Raja Sulaiman senag hatinya. Ia lalu mengajak Ratu Balqis berkeliling-keliling istana. Lagi-lagi ratu dibuat takjub ketika memasuki lantai kaca yang dikiranya air, sehingga ia buru-buru mengangkat gamis (baju panjangnya).
"Tak usah mengangkat gamismu, ini bukan air, tetapi hanya lantai kaca" kata Sulaiman sambil tersenyum. Semenjak itulah antara kerajaan Saba dan kerajaan Sulaiman bekerja sama dengan baik, karena seiman/seagama. Ratu Balqis mengharuskan rakyatnya memeluk agama nabi Sulaiman Alaihis Salam (Islam). Akhirnya Ratu Balqis yang cantik itu pun diperistri oleh Nabi Sulaiman, dan kerajaan dijadikan satu.
Author: Unknown
•04.35

AIR MATA


    • Banyu Bening “Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil mengangis dan meeka bertambah khusyuk.” (QS Al Israa[17]:109).


    • Banyu Bening Seringkali, ketika sesuatu terjadi di luar rencana, harapan dan keinginan lewat tak tertangkap barulah manusia mengingat Dia. Sadar dirinya tak mampu berbuat apa-apa, jika Allah sudah berkehendak. Saat itu biasanya manusia menangis. Namun, tak lama bila ada harapan dan keinginan yang terwujud, maka tertawalah ia dan lupa lagi kepada Sang Pemberi Harapan.


    • Banyu Bening Amat biasa, manusia menangis, melelehkan air matanya, ketika merasa hancur, tujuannya gagal, harapannya kabur dan cita citanya berantakan. Atau, apabila yang telah diupayakannya mengalami kebuntuan.


    • Banyu Bening Menangis adalah cara Allah menunjukkan kekuasaan dan kemahabesaranNya. Titik titik air bening dari kelopak mata itu bias jadi adalah teguran Allah terhadap riak kenistaan yang kerap mewarnai kehidupan ini.


    • Banyu Bening Seperti Allah menurunkan hujan dari gumpalan awan untuk membasahi bumi dari kekeringan hingga tumbuh sayur segar dan buah yang ranum. Seperti itulah barangkali tangis manusia akan membasahi kekeringan hati dan melelehkan kerak kegersangan agar menghadirkan kembali wajah Dia yang mengiringi setiap langkah selanjutnya.


    • Banyu Bening Semestinya , tangisan meluluhkan bongkah bongkah keangkuhan dalam dada, hingga timbul kesadaran hanya Dia yang berhak berlaku sombong. Air mata itu akan melelehkan pandangan mata dari meremehkan orang lain dan semakin menjernihkan kacamata untuk lebih bias melihat kemahabesaran dan kekuasaan Alah. Titik titik bening itu akan membersihkan debu debu pengingkaran yang menyesaki kelopak mata yang menjadikan seringkali lupa bersyukur atas nikmat pemberianNya.


    • Banyu Bening Semestinya pula, melelehkan air mata membuat hati tetap basah oleh ke tawadluan, qana’ah, dan juga cinta terhadap sesame. Air mata menjadi penyadar bahwa apa pun yang kita upayakan semua tergantung padaNya. Tak ada yang patut disombongkan pada diri di hadapan sesame apalagi di hadapan Dia. Air mata akan mengantarkan kita pada kekhusyukan.


    • Banyu Bening Bersyukurlah bila masih bias meneteskan air mata. Namun, air mata menjadi tak ada atinya jika setelah tetes terakhir, tak ada perubahan apapun dalam langkah kita. Tak akan ada hikmahnya, bila kesombongan masih menjadi baju utama kita. Wallahu a’lam bish-shawab.

Free Automatic Backlinks Exchanges

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link LENTERA HATI MENATA HATI Link Exchange/Tukar Link. dibawah ini ke blog anda setelah itu klik linkLENTERA HATI MENATA HATI dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya

Top Ereferrer

Backlink Site

Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia. CHANNEL---TV---DESA PATIKRAJA Desa Patikraja.Aminah Setiyaningrum Form Link Exchange/Tukar Link.SERIBU KAWANbacklinkgratis4ufreebanner4uSERIBU KAWANbertaubatlahiklanseribuartissexy17freebacklinks4usatriopiningitkatamutiara4usehatwalafiahiniinfo4uFree Automatic Linkiklansahabat2billiontraffic4uiklanwargaechange de liensseribusayangDAHOAM Free Backlinksbloggratiss4usurgalokaSERBA SERBISENI LUKISTEMPLATE GRATISWARGA BISNISAGUS FAUZYUnlimited BacklinkFree Automatic LinkFree Automatic Link4905GOBLOGANEKA VIDEOFree BacklinksBacklink ExchangeCalendario BiblicoFree Automatic LinkDie Gute SaatFree Automatic LinkFree Automatic LinkFECEBLOG 4UIFree Automatic LinksangrajamayaIntercambio de enlacessurgawebEnlaces GratisFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic LinkbabulfatahFree Automatic Elvira Linksbacklinkgratis4uFree Automatic LinkFree Automatic LinkBUSANA MUSLIMFree BacklinksUnlimited Backlink ExchangeseribukatamutiaraUnlimited Backlink ExchangeTradiciones Peruanas de Ricardo PalmaAutomatic Backlink ExchangeFree Automatic LinkPlugboard Free Backlink ExchangeMariachi Backlink ExchangeWeb Link ExchangemajelisrasulullahText Backlink ExchangesLinkon Bedava - Free BacklinkText Back Links Exchangebedava - Free Backlink - www.linkdevi.comText Back Links Exchangesbedava - Free Backlink - www.v8link.com