Free Automatic Backlink

Free Automatic Backlink for Blog and Website This is a free, fast, and simple immediate automatic backlinks for optimizing your web page on search engines result. Welcome to Backlink Lists | Free Automatic backlinks Exchanges a free automatic backlinks generator service, free auto backlinks this website offer free auto backlinks service for blogger or web owner who want to get instant backlink for their blog or websites. We know how important is SEO to increase traffic, pagerank, and alexa rank.
LENTERA HATI MENATA HATI Link Exchange/Tukar Link.

Author: Lentera Hati
•05.08
untukmu yang kurindukan dalam diam.....

Tp entah mengapa serasa jarak itu ku ukir begitu tebalnya, hingga kadang dlm diamku, ku merindukanmu..

Ku merindukan pelukan dan jabatan erat dari tanganmu..

Masihkah ku harus terdiam dalam kebekuanku??

Dan masih dalam diam nyatanya ku merindukanmu..

merindukan sapaan hangat penuh cinta itu..

Tapi begitulah, ku hanya mampu merindukanmu saja..

Masih ingat dalam dalam hati

Ku hanya membeku seolah tak melihatmu..

Kau tahu kenapa?

Karena sedang ku seka air mataku saat melihat potretmu,

dan bertanya dalam hati

begitu bekunyakah hatimu terhadapku?

Saat urai senyumku yg tak dapat ku ketahui laksana apa

kuingin berjumpa denganmu..

namun....

itu hanya berlalu seolah tak ada haru dalam hatiku..

Tapi, ku hanya mampu bertahan selangkah dalam dingin ini..

Di balik tirai ini, ku tak mengerti apa yang membanjiri pipi

Dalam diam ini, ku merindukanmu..

Entah apakah ini namanya..

Duhai ......?, maukah ku beritahukan padamu bagaimana mencintai dengan indah?

Inginkah ku bisikkan bagaimana mencintai dengan syahdu.

Maka dengarlah..

..........?, Saat ku jatuh cinta..

Tak akan ku berucap..

Tak akan ku berkata..

Namun ku hanya akan diam..

Saat ku mencintai, takkan pernah ku menyatakan.

Tak akan ku menggoreskan..

Yang ku lakukan hanyalah diam..

Aku tahu, cinta adalah fitrah..sebuah anugrah tak terperih..

Karena cinta adalah kehidupan. Karena rasa itu adalah cahaya. Aku tahu, hidup tanpa cinta, bagaikan hidup dalam gelap gulita.. Namun.. Saat rasa itu menyapa, maka hadapi dgn anggun. Karena rasa itu ibarat belenggu pelangi, dengan begitu banyak warna. Cinta terkadang mbuatmu bahagia, namun tak jarang mbuatmu menderita. Cinta ada kalanya manis bagaikan gula, Namun juga mampu memberi pahit yang sangat getir. Cinta adalah perangkap rasa.. Sekali kau salah berlaku, maka kau akan terkungkung dalam waktu yang lama dalam lingkaran derita.

Maka ...........?, Agar kau dapat keluar dari belenggu itu. Dan mampu melaluinya dgn anggun.. Maka mencintailah dalam hening. Dalam diam.. Tak perlu kau lari, tak perlu kau hindari. Namun juga, jangan kau sikapi dgn berlebihan. Jangan kau umbar rasamu. Jangan kau tumpahkan segala sukamu..

Cobalah merenung sejenak dan fikirkan dgn tenang.. Kita percaya takdir bukan? Kita tahu dengan sangat jelas… Dia, Allah telah mengatur segalanya dengan begitu rapinya? Jadi, apa yang kau risaukan? Biarkan Allah yg mengaturnya, Dan yakinlah di tangan-Nya semua akan baik-baik saja..

Cobalah renungkan… Dia yang kau cinta, belum tentu atau mungkin tak akan pernah menjadi milikmu.. Dia yang kau puja, yang kau ingat saat siang dan yang kau tangisi ketika malam, Akankah dia yang telah Allah takdirkan denganmu?

.......?, kita tak tahu dan tak akan pernah tahu.. Hingga saatnya tiba.. Maka, ku ingatkan padamu, tidakkah kau malu jika smua rasa telah kau umbar… Namun ternyata kelak bukan kau yg dia pilih untuk mendampingi hidupnya? ........?, Karena cinta kita begitu agung untuk di umbar.. Begitu mulia untuk di tampakkan.. Begitu sakral untuk di tumpahkan..

Dan sadarilah.........?, fitrah wanita adalah pemalu, Dan kau indah karena sifat malumu.. Lalu, masihkah kau tampak menawan jika rasa malu itu telah di nafikan? Masihkah kau tampak bestari jika malu itu telah kau singkap.. Duhai ......., jadikan malu sebagai selendangmu.. Maka tawan hatimu sendiri dalam sangkar keimanan.. Dalam jeruji cinta.. Yah.. saling mencintai padanya yg telah Allah tuliskan namamu dan namanya di Lauhul Mahfuzh.. Jauh sebelum bumi dan langit dicipta..

Maka cintailah dalam hening. Agar jika memang bukan dia yg ditakdirkan untukmu, Maka cukuplah Allah dan kau yg tahu segala rasamu.. Agar kesucianmu tetap terjaga.. Agar keanggunanmu tetap terbias..

Maka, ku beritahukan padamu, Pegang kendali hatimu..Jangan kau lepaskan. Acuhkan semua godaan yg menghampirimu.. Cinta bukan untuk kau hancurkan, bukan untuk kau musnahkan.. Namun cinta hanya butuh kau kendalikan, hanya cukup kau arahkan..

.......… ?yg kau butuhkan hanya waktu, sabar dan percaya..

Maka, peganglah kendali hatimu, Lalu..Arahkan pd Nya.. Dan cintailah dalam diam.. Dalam hening.. Itu jauh lebih indah..

Jauh lebih suci

.............?
DALAM DIAM AKU MENUNGGUMU


Kuhempaskan tubuhku ke atas kasur, tengkurap. Kubenamkan wajahku sedalam mungkin, menjeda napas panjang dengan kedua tangan menindih di atas kepala, menggaruk-garuknya meskipun tidak gatal. Aku membalikkan badan, menengadah melempar pandangan ke langit lepas lewat jendela kamar yang sedari tadi pagi kubuka demi menyambut hari. Bintang gemintang begitu cerah menemani bulan, seakan tak peduli dengan keanggunan bulan yang siap mengambil habis perhatian dari para pencari cahaya. Sudah terlalu larut tuk memanjakan mata dengan pemandangan ini.

Kucoba memejamkan mata, kutarik sebuah bantal menutupi wajahku, tapi semakin aku berusaha melawan rasa kantukku, semakin mata ini tak mau terpejam. Seperti binatang peliharaan yang tak mau tunduk dan mulai berontak pada majikannya. Bukan, bukan mataku yg memberontak. Pemberontak itu adanya di dada. Di sana ada seonggok daging yang sedang menyimpan kegelisahan. Kegelisahan yang sulit tuk diartikan oleh akal.

Rinai hujan bernyanyi pelan di atas genteng, desah angin membelai mesra dalam keagungan -Nya. Semilir suara alunan lagu sedih ini lirih pelan, samar-samar terdengar menghanyutkan rasa menambah perihnya hati ini. Berat mataku melebihi berat dua buah kakiku melangkah menuju kamar mandi. Kuambil air wudhu, kuresapi setiap tetesannya. Biar sejuknya sampai menusuk kalbu. Dalam sholat aku mengadu pada Sang Maha Pendengar. Mengadukan rasa hatiku yang tak bisa kukendalikan lagi. Sebuah rasa muncul begitu saja, bersemi bermekaran bak sekuntum bunga yang menyeruput embun di kala pagi. Ingin kuhentikan penumbuhan itu, ingin segera kukembalikan pada pemiliknya. Selama ini, dalam prinsip hidup yang kubangun, rasa itu belum saatnya tuk kumiliki dan kemudian sepenuhnya kuberikan pada satu jiwa, belahan jiwaku.

.....? sakit memendam rasa ini padamu. Sejak dulu,wajahmu yang menyejukkan, seperti oase di tengah gurun pasir. Namun, bukanlah karena wajahmu itu. Ini adalah tentang sebuah keyakinan akan kedalaman rasa di palung jiwaku. Sebuah rasa yang dititipkan Allah pada sepotong hatiku. Ia kini masih terbingkai rapih di satu sudut hatiku, untuk sepenuhnya menjadi milikmu kelak bila allah meridloi . Akan tetapi, kini kamu begitu jauh. Rasanya sulit bagiku tuk meraihmu. Engkau begitu tinggi, seperti aku yang hanya bisa mendongakkan kepala pada sebuah puncak gunung tertinggi. Kamu tahu, kamu memang tinggi, karena kamu telah berada di puncak hatiku setelah Tuhanku. Lalu, katakanlah padaku. Apakah salah bagiku jika berharap penuh suatu saat nanti kamulah bidadariku ? Aku harap tidak. Sebenarnya, tak ingin kuusik sepotong hati ini hingga datang waktu yang tepat, karena aku sadar, sayapku belum mampu membawaku datang padamu apalagi mengajakmu ikut terbang bersamaku mengarungi samudera langit kehidupan. Tapi, bolehkah kutitipkan satu rasa ini padamu untuk kamu jaga sementara waktu? Kupastikan, suatu saat nanti aku akan datang mengambilnya dengan ijin Allah. Maaf, siapalah aku yang begitu lancang ingin mengikat harimu dengan janji, siapalah aku yang dengan beraninya membuatmu menali waktu dalam penantian untukku? Tapi, gunungan hatiku meminta setitik kesabaran dalam samudera hatimu. Hari ini, kuserahkan hatiku padamu. Jika kamu bersedia, diam-mu adalah jawaban pasti bagiku
Salam, lentera hati
|
This entry was posted on 05.08 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar:

Free Automatic Backlinks Exchanges

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link LENTERA HATI MENATA HATI Link Exchange/Tukar Link. dibawah ini ke blog anda setelah itu klik linkLENTERA HATI MENATA HATI dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya

Top Ereferrer

Backlink Site

Lembaga Perlindungan Konsumen Indonesia. CHANNEL---TV---DESA PATIKRAJA Desa Patikraja.Aminah Setiyaningrum Form Link Exchange/Tukar Link.SERIBU KAWANbacklinkgratis4ufreebanner4uSERIBU KAWANbertaubatlahiklanseribuartissexy17freebacklinks4usatriopiningitkatamutiara4usehatwalafiahiniinfo4uFree Automatic Linkiklansahabat2billiontraffic4uiklanwargaechange de liensseribusayangDAHOAM Free Backlinksbloggratiss4usurgalokaSERBA SERBISENI LUKISTEMPLATE GRATISWARGA BISNISAGUS FAUZYUnlimited BacklinkFree Automatic LinkFree Automatic Link4905GOBLOGANEKA VIDEOFree BacklinksBacklink ExchangeCalendario BiblicoFree Automatic LinkDie Gute SaatFree Automatic LinkFree Automatic LinkFECEBLOG 4UIFree Automatic LinksangrajamayaIntercambio de enlacessurgawebEnlaces GratisFree Automatic LinkFree Automatic LinkFree Automatic LinkbabulfatahFree Automatic Elvira Linksbacklinkgratis4uFree Automatic LinkFree Automatic LinkBUSANA MUSLIMFree BacklinksUnlimited Backlink ExchangeseribukatamutiaraUnlimited Backlink ExchangeTradiciones Peruanas de Ricardo PalmaAutomatic Backlink ExchangeFree Automatic LinkPlugboard Free Backlink ExchangeMariachi Backlink ExchangeWeb Link ExchangemajelisrasulullahText Backlink ExchangesLinkon Bedava - Free BacklinkText Back Links Exchangebedava - Free Backlink - www.linkdevi.comText Back Links Exchangesbedava - Free Backlink - www.v8link.com